Fenomena


...***FENOMENA**...


Gema suara angin diatas bukit
seiring suara suling nan merdu
Membawa larut kebuah keinginan
yang tersisa . . .

Wahai . . .
Jeritan hati yang terbesit
kemana kau bawa ujung pelanggi
yang tertancap direlung-relung hati.

Wahai . . .
Lukisan sanubari yang terkilas
Kemana kau bawa asa silam
yang terpatri begitu dalam,

Malam ini . . .
Canda tawa yang tercipta,
menghampiri riak yang berbunyi
Melangkah setapak demi setapak
Menyimbak kabut sepi,
menembus sunyi . . .
mencoba menyampaikan kisah yang tersembunyi,

Dan . . .
kumenyapa denga tulus
Bagaimanakah malam ini
sebenarnya . . .





Tidak ada komentar:

Posting Komentar